Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Tragedi KM Virgo Jadi Momentum Evaluasi Kemenhub dan Pengawasan Syahbandar

Tragedi KM Virgo Jadi Momentum Evaluasi Kemenhub dan Pengawasan Syahbandar

  • account_circle Metanew
  • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
  • visibility 201
  • comment 0 komentar

TANGERANG, MN-Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) menyampaikan belasungkawa mendalam kepada korban meninggal dunia dalam tragedi KM Virgo Transport 8 serta keluarga korban yang masih menunggu kepastian nasib anggota keluarganya. DPP GMNI berharap seluruh korban yang masih dalam pencarian segera ditemukan.

Wakil Ketua Umum III DPP GMNI, Abdur Rozak menegaskan data Basarnas mencatat sebanyak 601 Kecelakaan Kapal terjadi di Indonesia sejak awal Januari hingga Agustus 2026. Rentetan kecelakaan kapal menelan korban meninggal dunia mencapai 239 orang dan 203 orang hilang.

Terbaru, KM Virgo Transport 8 yang membawa 243 orang, 108 orang berhasil diselamatkan, 6 enam orang meninggal dunia, dan 129 orang masih hilang saat mengalami insiden terbalik di Laut Jawa saat melayani rute Surabaya–Banjarmasin. Minggu (13/9).

Kecelakaan ini harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan pelayaran nasional. “Fokus utama saat ini adalah pencarian dan penyelamatan korban. Namun setelah itu, negara wajib melakukan evaluasi menyeluruh agar tragedi serupa tidak kembali terjadi,” ujar Rozak

DPP GMNI menghormati proses investigasi resmi untuk mengungkap penyebab kecelakaan. Namun, alasan cuaca buruk tidak boleh menghentikan pertanyaan mengenai kesiapan kapal, keputusan keberangkatan, prosedur menghadapi cuaca ekstrem, serta efektivitas pengawasan negara.

“Cuaca buruk memang merupakan risiko yang dapat dipantau. Karena itu, yang harus dipastikan adalah apakah risiko tersebut telah diterjemahkan menjadi keputusan operasional yang tepat sebelum kapal berlayar,” tegasnya.

DPP GMNI secara khusus menyoroti peran syahbandar sebagai otoritas yang berwenang mengawasi keselamatan pelayaran dan menerbitkan persetujuan keberangkatan kapal. Syahbandar tidak boleh hanya memeriksa kelengkapan dokumen, tetapi harus memastikan kondisi nyata kapal, kesiapan awak, peralatan keselamatan, serta informasi cuaca telah diverifikasi secara memadai.

“Publik berhak mengetahui dasar penerbitan izin berlayar dan apakah tingkat risiko pelayaran telah menjadi pertimbangan utama. Evaluasi terhadap kinerja syahbandar harus menjadi bagian penting dalam investigasi, tanpa mendahului kesimpulan mengenai ada atau tidaknya kelalaian,” katanya

Menurut DPP GMNI, seluruh mata rantai keselamatan yang terdiri dari operator, awak kapal, syahbandar, regulator, sistem informasi cuaca, pelabuhan, hingga SAR harus dievaluasi. Kritik tersebut bukan untuk mencari kambing hitam, melainkan memastikan setiap kelemahan sistem segera diperbaiki.

DPP GMNI juga meminta Kementerian Perhubungan:

1. Melakukan audit nasional berbasis risiko terhadap kapal penumpang dan kapal Ro-Ro, terutama armada berusia tua dan berisiko tinggi.

2. Membuka data kondisi armada secara transparan, termasuk usia kapal, hasil pemeriksaan kelaikan, catatan kekurangan keselamatan, serta riwayat penghentian operasi.

3. Mengevaluasi proses pengawasan dan penerbitan izin berlayar oleh syahbandar.

4. Memastikan pemeriksaan kapal tidak berhenti pada kelengkapan administratif, tetapi mencakup kondisi teknis dan operasional yang sebenarnya;

5. Menyusun program peremajaan armada nasional dengan target yang terukur.

6. Memperketat keputusan pelayaran dalam kondisi cuaca ekstrem.

7. Memastikan seluruh rekomendasi keselamatan dari kecelakaan sebelumnya memiliki mekanisme pemantauan dan tenggat pelaksanaan.

“Usia kapal tidak otomatis membuktikan kapal tidak laik laut. Namun semakin tua kapal, semakin besar tuntutan pemeriksaan, pemeliharaan, dan pengawasan. Pertanyaannya bukan hanya apakah kapal masih boleh beroperasi, tetapi apakah kapal tersebut masih pantas mengangkut ratusan manusia,” ujarnya

DPP GMNI menegaskan bahwa evaluasi terhadap Kementerian Perhubungan dan seluruh perangkat pengawas pelayaran merupakan bentuk pertanggungjawaban publik, bukan upaya menyimpulkan kesalahan sebelum investigasi selesai.

“Negara tidak boleh hanya hadir setelah kecelakaan terjadi. Keselamatan harus diukur dari kemampuan mencegah korban, bukan sekadar menjelaskan tragedi setelahnya. Tragedi KM Virgo harus menghasilkan perubahan nyata dalam tata kelola keselamatan pelayaran nasional,” tutup Rozak Wakil Ketua Umum III DPP GMNI. (RB) 

  • Penulis: Metanew

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kontingen Cabor Angkat Besi Kota Tangerang Bawa Pulang 26 Medali di Kejuaraan Internasional

    Kontingen Cabor Angkat Besi Kota Tangerang Bawa Pulang 26 Medali di Kejuaraan Internasional

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Metanew
    • visibility 163
    • 0Komentar

    TANGERANG, MN- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memberikan apresiasi tinggi atas prestasi luar biasa yang baru saja diraih Kontingen Cabor Angkat Besi Kota Tangerang di tingkat internasional. Terkini, Kontingen Cabor Angkat Besi Kota Tangerang baru saja membawa pulang 26 medali dalam ajang MAX OUT Bupati Cup Bandung di GOR Gymnasium, 6-7 September 2025. Kepala Dinas Pemuda […]

  • Kunjungi Kampung Jimpitan Kota Tangerang, DWP Kemendagri dan DWP Paser Studi Tiru Pengelolaan Kampung Tematik

    Kunjungi Kampung Jimpitan Kota Tangerang, DWP Kemendagri dan DWP Paser Studi Tiru Pengelolaan Kampung Tematik

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Metanew
    • visibility 250
    • 0Komentar

    TANGERANG, MN- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Tangerang menerima kunjungan studi tiru dari DWP Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan DWP Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Kunjungan ini difokuskan untuk meninjau secara langsung kegiatan-kegiatan DWP Kota Tangerang serta keberhasilan model pemberdayaan masyarakat di Kampung Jimpitan KB2 Berbagi Berkah, yang juga dikenal […]

  • Pasokan Air Baku Cisadane Kategori Aman, Pemkot Tangerang Imbau Warga Tidak Panik

    Pasokan Air Baku Cisadane Kategori Aman, Pemkot Tangerang Imbau Warga Tidak Panik

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Metanew
    • visibility 76
    • 0Komentar

    TANGERANG, MN-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), BPBD, Perumda Tirta Benteng, serta pegiat lingkungan melakukan kegiatan susur Sungai Cisadane. Langkah ini diambil guna meninjau langsung ketersediaan air baku dan kualitas air akibat kemarau panjang, sekaligus merespons aduan masyarakat. Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir karena cadangan air […]

  • Siapkan Sahur dan Buka Puasa Pengungsi, Dinsos Tangerang Operasikan Dapur Umum

    Siapkan Sahur dan Buka Puasa Pengungsi, Dinsos Tangerang Operasikan Dapur Umum

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Metanew
    • visibility 122
    • 0Komentar

    TANGERANG, MN- Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Sosial (Dinsos) mengoperasikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga yang terdampak banjir dan saat ini berada di lokasi pengungsian, Minggu (8/3/26). Dapur umum tersebut disiagakan di Kantor Dinas Sosial Kota Tangerang guna menyiapkan makanan bagi para pengungsi, terutama untuk kebutuhan sahur dan buka puasa. Langkah ini dilakukan […]

  • Permudah Layanan Perizinan, DPMPTSP Kota Tangerang Optimis Realisasi Investasi 2026 Capai Target

    Permudah Layanan Perizinan, DPMPTSP Kota Tangerang Optimis Realisasi Investasi 2026 Capai Target

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Metanew
    • visibility 48
    • 0Komentar

    TANGERANG,MN– Jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat pelayanan dan pendampingan kepada pelaku usaha untuk menciptakan iklim usaha yang mudah dan nyaman. Salah satunya melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang digelar rutin setiap tiga bulan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau DPMPTSP. Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, […]

  • Raih Capaian Investasi Tertinggi di Banten Gold 2025, Maryono: Wujud Sinergi dan Inovasi Berkelanjutan

    Raih Capaian Investasi Tertinggi di Banten Gold 2025, Maryono: Wujud Sinergi dan Inovasi Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Metanew
    • visibility 150
    • 0Komentar

    TANGERANG, MN- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Banten. Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kota Tangerang berhasil meraih Penghargaan Kategori Inovatif 1 dalam Kompetisi Konsep Pengembangan Brand Investasi “Banten Gold”, yang diumumkan dalam ajang Banten Investment Forum (BIF) 2025 di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Selasa […]

expand_less