Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » KOTA TANGERANG » Pembangunan Sutera Rasuna Pinang Disoal, Diduga Tanpa Izin Lingkungan

Pembangunan Sutera Rasuna Pinang Disoal, Diduga Tanpa Izin Lingkungan

  • account_circle Metanew
  • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
  • visibility 14.097
  • comment 2 komentar

TANGERANG,MN – Gabungan organisasi pemuda dan masyarakat sipil Kota Tangerang yang terdiri dari Cipayung Plus (GMNI & HMI), Karang Taruna Kecamatan Pinang, dan DEBU Kota (Dedikasi Ekologi untuk Kota Tertata) menggelar aksi damai, Rabu (4/6) sore.

Mereka menolak pembangunan Perumahan Sutera Rasuna oleh pengembang PT. Alam Sutera Group, yang dinilai telah melanggar peraturan karena tidak mengantongi dokumen AMDAL dan tidak melakukan sosialisasi publik.

Aksi berlangsung di depan proyek Sutera Rasuna, Kecamatan Pinang, dan dipimpin oleh Elwin Mendrofa selaku Koordinator Lapangan, bersama perwakilan masing-masing organisasi yakni, Doni (HMI), Ardiansyah (Karang Taruna Kecamatan Pinang), dan Agia Adha (DEBU Kota).

Elwin Mendrofa, Koordinator Lapangan mengungkapkan, pembangunan perumahan Sutera Rasuna di wilayah Kecamatan Pinang itu telah dilakukan sejak Tahun 2024 tanpa izin dari pemerintah Kota Tangerang.

Perihal demikian, tegas Elwin, mengindikasikan adanya ancaman terhadap aspek sosial, ekonomi, dan budaya. Aktivitas terus berlangsung selama 24 jam, alat berat digerakkan, kebisingan dan debu serta saluran air yang tidak terarah menjadi dampak besar kemasa yang akan datang.

“Kami melihat ini bukan sekadar persoalan administrasi, tapi penghinaan terhadap prinsip hukum dan keadilan lingkungan. Tidak adanya dokumen AMDAL adalah bukti bahwa pengembang tak menghargai warga dan aturan. Negara tidak boleh kalah oleh kekuasaan modal,” tutur Elwin yang juga Sekretaris DPC GMNI Kota Tangerang.

Doni, mewakili HMI Kota Tangerang, mengatakan, bahwasanya pembangunan ini tanpa dasar hukum yang sah. Menurut dia ini mencederai integritas pemerintahan daerah.

“Hukum lingkungan dibuat bukan untuk dilanggar, tapi untuk menjamin keberlanjutan dan keadilan sosial. Jika negara diam, itu artinya berpihak pada pelanggaran,” ucap Doni.

Sementara, Ardiansyah, perwakilan Karang Taruna Kecamatan Pinang menuturkan, pihaknya sebagai warga Kecamatan Pinang jelas terdampak. Akses jalan, saluran air, dan ruang hijau terganggu.

“Jelas pembangunan ini kami soal karena tanpa izin dan tanpa sosialisasi, kami merasa diperlakukan bukan sebagai bagian dari kota ini. Kami minta pembangunan ini dihentikan dan dibongkar,” ucap Ardiansyah dengan nada tegas.

Ditambahkan Agia Adha, Koordinator DEBU Kota, perumahan elit dibangun, tapi lingkungan dikorbankan. Ini bertentangan dengan prinsip kota tertata dan ekologi berkelanjutan.

“Kami di DEBU Kota mengingatkan membangun tanpa AMDAL adalah membunuh masa depan lingkungan. Pemerintah harus tegas,” pintanya.

Berikut pernyataan Sikap dan Tuntutan massa aksi:

1. Segera hentikan dan segel seluruh aktivitas pembangunan Sutera Rasuna!

2. PT. Alam Sutera Group wajib mematuhi aturan hukum sebelum kembali melanjutkan proyek.

3. Dokumen AMDAL harus diterbitkan dan disosialisasikan secara terbuka kepada masyarakat.

4. Seluruh konstruksi bangunan dibongkar, karena tidak sesuai dengan Perwal Nomor 111 Tahun 2023 tentang RDTR Kota Tangerang.

5. Jika poin 1 dan 4 tidak dipenuhi, kami menyatakan sistem pemerintahan Kota Tangerang dikendalikan oleh oligarki.

6. DPRD Kota Tangerang harus bersikap dan bertindak! Jangan jadi penonton atas pelanggaran hukum.

7. Kejaksaan Negeri Tangerang segera lakukan investigasi atas dugaan gratifikasi dalam proses ini. Pembiaran oleh pejabat menjadi indikasi kuat penyalahgunaan wewenang

Aksi damai ditutup dengan aksi teatrikal: massa aksi berbaring di depan lokasi pembangunan, merepresentasikan kematian keadilan dan pembiaran hukum di Kota Tangerang. Aksi ini menjadi pengingat bahwa jika hukum tidak ditegakkan, masyarakat akan bangkit menuntut. (br) 

  • Penulis: Metanew

Komentar (2)

  • Dwi utomo

    1.banjir
    2.berisik jam operasional mobil dam truk sampai pagi
    3.debu tanah Urug masuk ke rumah² waga

    Balas5 June 2025 11:17
  • Dwi utomo

    Warga kunciran jaya banyak yang terdampak
    1.banjir
    2.berisik jam operasional mobil dam truk sampai pagi
    3.debu tanah Urug masuk ke rumah² waga

    Balas5 June 2025 11:16

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maryono: Pertahankan SPM Terbaik, Tingkatkan Kualitas Layanan untuk Warga

    Maryono: Pertahankan SPM Terbaik, Tingkatkan Kualitas Layanan untuk Warga

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Metanew
    • visibility 283
    • 0Komentar

    TANGERANG, MN- Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, bersama sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari enam instansi menghadiri kegiatan Evaluasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) Triwulan III Tahun 2025 di Kantor Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Bina Bangda) Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Kamis (16/10/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangerang dalam menyempurnakan laporan […]

  • Layanan Kelas Dunia Hadir di Tangerang, Sachrudin: Siap Dukung Wisata Medis Banten

    Layanan Kelas Dunia Hadir di Tangerang, Sachrudin: Siap Dukung Wisata Medis Banten

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Metanew
    • visibility 566
    • 0Komentar

    TANGERANG, MN- Komitmen menghadirkan layanan kesehatan berkualitas terus diperkuat. Kali ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Banten dan Kementerian Kesehatan RI, mendukung pengembangan rumah sakit swasta sebagai bagian dari penguatan sektor wisata medis (medical tourism) di wilayah Banten. Dukungan tersebut ditunjukkan dengan kehadiran Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, bersama Gubernur Banten, Andra […]

  • Buka Sosialisasi Jasa Konstruksi, Maryono: Pembangunan Harus Taat Aturan, Bukan Sekadar Cepat Selesai

    Buka Sosialisasi Jasa Konstruksi, Maryono: Pembangunan Harus Taat Aturan, Bukan Sekadar Cepat Selesai

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Metanew
    • visibility 163
    • 0Komentar

    TANGERANG, MN-Pemerintah Kota Tangerang menegaskan pentingnya standarisasi dan kepatuhan hukum dalam setiap proyek pembangunan. Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, saat membuka Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan Jasa Konstruksi bagi Badan Usaha Konstruksi, di Ruang Akhlakul Karimah, Puspem Kota Tangerang, Rabu (23/07/2025). Wakil Wali Kota Tangerang, menuturkan, pembangunan fisik di wilayah Kota Tangerang […]

  • Petugas Gabungan Gerak Cepat Atasi Banjir dan Genangan Akibat Hujan

    Petugas Gabungan Gerak Cepat Atasi Banjir dan Genangan Akibat Hujan

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Metanew
    • visibility 232
    • 0Komentar

    TANGERANG, MN- Kota Tangerang diguyur hujan deras disertai angin kencang pada Senin (29/9) siang. Sejumlah titik di beberapa kecamatan terpantau tergenang air dengan ketinggian bervariasi hingga 60 cm. Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar menyatakan, Petugas gabungan dari BPBD, Dinas PUPR, serta UPT wilayah langsung diterjunkan untuk melakukan penanganan cepat agar aktivitas warga tidak terganggu. […]

  • PKL di Bawah Flyover dan Trotoar Pasar Ciputat Ditertibkan

    PKL di Bawah Flyover dan Trotoar Pasar Ciputat Ditertibkan

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Metanew
    • visibility 155
    • 0Komentar

    TANGSEL, MN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus menggencarkan penataan kawasan Pasar Ciputat demi menciptakan lingkungan yang tertib, bersih, dan nyaman. Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan mengatakan, seluruh pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bawah flyover Ciputat dan sekitar area tersebut telah dibersihkan serta dilarang kembali berjualan di lokasi itu. […]

  • DPRD Kota Tangerang Dorong Pemkot Evaluasi Job Fair

    DPRD Kota Tangerang Dorong Pemkot Evaluasi Job Fair

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Metanew
    • visibility 83
    • 0Komentar

    TANGERANG,MN – Komisi II DPRD Kota Tangerang mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mengevaluasi efektivitas program Job Fair dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja di Kota Tangerang. Upaya tersebut dinilai penting di tengah pelaksanaan Job Fair yang telah menyediakan ribuan peluang kerja bagi masyarakat. Namun, di sisi lain, data Sensus Ekonomi 2026 yang dikutip BPS Kota […]

expand_less