Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » KOTA TANGERANG » Asal Muasal Cipete Kota Tangerang, Wilayah yang Lahir dari Tetesan Air Akar Petai

Asal Muasal Cipete Kota Tangerang, Wilayah yang Lahir dari Tetesan Air Akar Petai

  • account_circle Metanew
  • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
  • visibility 363
  • comment 0 komentar

TANGERANG, MN- Wilayah Cipete, yang melintasi Kota Tangerang dan Jakarta Selatan, memiliki kisah historis unik yang tertuang dalam buku ‘Melacak Asal Muasal Kampung di Kota Tangerang’ karya Burhanudin. Sejarah nama Cipete berakar kuat pada flora khas tropis Nusantara, yaitu pohon petai (Parkia speciosa), sebuah pohon polong-polongan yang juga menyimpan segudang manfaat kesehatan.

Menurut keterangan Zuheri (43), nama Kampung Cipete berawal dari keberadaan pohon petai di lokasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa pada masa lampau, terdapat pohon petai yang tumbuh subur di pinggir kali.

Ia menururkan, bahwa akar pohon petai itu merambat hingga ke sasak (jembatan atau titian). Air yang menetes dari akar pohon petai di pinggir kali inilah yang menjadi cikal bakal nama Cipete.

“Dahulu ada pohon pete yang tumbuhnya di pinggir kali makanya disebut Kampung Cipete yang artinya air yang menetes dari akar pohon pete,” ujarnya.

Baca Juga:
Asal Usul Nama Karawaci, Kawasan Padat Penduduk dan Pusat Ekonomi di Kota Tangerang
Ia menyebutkan, asal muasal Cipete adalah dari pohon petai yang tumbuh di pinggir sasak, menandakan ikatan erat antara wilayah ini dengan tanaman beraroma khas tersebut.

“Keterkaitan Cipete dengan petai tidak hanya sebatas filosofi nama, tetapi juga pada kegiatan ekonomi. Dahulu, wilayah ini dikenal sebagai Kampung Cipete karena ramainya aktivitas perdagangan petai,” ucapnya.

Kampung tersebut menjadi sentra berkumpulnya banyak pedagang, mulai dari penjual sayur mayur biasa hingga “bos” besar yang mengendalikan perdagangan petai. Hal ini membuktikan bahwa petai memiliki nilai historis dan ekonomis yang tinggi bagi masyarakat Cipete.

“Petai merupakan pohon tahunan tropika yang buahnya dapat memanjang dan berisi hingga 20 biji dalam satu polong. Dikenal karena baunya yang menyengat dan tajam, membuat sebagian orang menghindari mengonsumsinya,” katanya.

Cipete menjadi bukti bahwa wilayah tersebut dan buah petai memiliki ikatan historis yang kuat, sekaligus mengingatkan kita akan khasiat kesehatan dari hasil bumi Nusantara ini.(UIS)

  • Penulis: Metanew

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pokdakan Kampung Wisata Keramba 22 Periuk Sukses Gelar Lomba Budi Daya Ikan

    Pokdakan Kampung Wisata Keramba 22 Periuk Sukses Gelar Lomba Budi Daya Ikan

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Metanew
    • visibility 151
    • 0Komentar

    TANGERANG, MN- Semarak Bulan Kemerdekaan terus berlanjut di sejumlah wilayah. Salah satunya, Kelompok Pembudi Daya Ikan (Pokdakan) Kampung Wisata Keramba 22 Periuk menggelar Lomba Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) dengan total hadiah jutaan rupiah. Ketua Pokdakan Kampung Wisata Keramba 22 Periuk, Muhammad Afendhi menuturkan, lomba ini merupakan terobosan baru untuk meningkatkan produktivitas budidaya ikan […]

  • Wali Kota Pastikan Capaska dan Fasilitas Siap Sambut Upacara HUT ke-80 RI

    Wali Kota Pastikan Capaska dan Fasilitas Siap Sambut Upacara HUT ke-80 RI

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Metanew
    • visibility 168
    • 0Komentar

    TANGERANG,MN- Menjelang pelaksanaan Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, melakukan pengecekan kesiapan sarana dan prasarana serta memberikan motivasi kepada para Calon Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Kota Tangerang. Dalam audiensi yang digelar di Patio Puspem Kota Tangerang pada Senin, 11 Agustus 2025, Sachrudin menegaskan pentingnya latihan dengan fokus […]

  • Hadiri Musda PKS, Maryono: Momen Tumbuhkan Optimisme dan Perkuat Kontribusi

    Hadiri Musda PKS, Maryono: Momen Tumbuhkan Optimisme dan Perkuat Kontribusi

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Metanew
    • visibility 130
    • 0Komentar

    TANGERANG, MN- Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, menegaskan bahwa Musyawarah Daerah (Musda) ke-6 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Tangerang merupakan momen penting untuk merenungkan tantangan yang dihadapi daerah dan bangsa, sekaligus menumbuhkan optimisme dan harapan bagi masa depan yang lebih baik. Musda ini digelar di Aula Grand El Hajj, Asrama Haji Kota Tangerang, Cipondoh, […]

  • Makin Mudah! Pemkot Tangerang Luncurkan Sobat Dukcapil Versi 2

    Makin Mudah! Pemkot Tangerang Luncurkan Sobat Dukcapil Versi 2

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Metanew
    • visibility 217
    • 0Komentar

    TANGERANG, MN- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menggelar kegiatan Sosialisasi dan Implementasi Pendaftaran Penduduk Nonpermanen Tahun Anggaran 2025, sekaligus meluncurkan aplikasi Sobat Dukcapil versi baru. Acara berlangsung di Ruang Akhlakul Kharimah, Gedung Pusat Pemerintah Kota Tangerang, Jumat (10/10/2025). Dalam sambutannya, Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menekankan bahwa administrasi kependudukan […]

  • BPBD Kota Tangerang Respons Cepat Kebakaran di Ciledug, Kerahkan 8 Unit Mobil Pemadam Kebakaran

    BPBD Kota Tangerang Respons Cepat Kebakaran di Ciledug, Kerahkan 8 Unit Mobil Pemadam Kebakaran

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Metanew
    • visibility 191
    • 0Komentar

    TANGERANG, MN– Respons cepat dilakukan BPBD Kota Tangerang dalam penanganan kebakaran yang melahap kontrakan 5 pintu yang berlokasi di Jalan Ciledug Indah 1, RT 01, RW 02, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, Jumat (19/09/25). Sebanyak 30 personel gabungan dari Markas Komando BPBD Kota Tangerang, BPBD Kota Tangerang, Pos Pinang, dan UPT Batu Ceper berjibaku memadamkan […]

  • Harga Pangan Pokok Awal Tahun di Kota Tangerang Terpantau Stabil

    Harga Pangan Pokok Awal Tahun di Kota Tangerang Terpantau Stabil

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Metanew
    • visibility 401
    • 0Komentar

    TANGERANG,MN – Memasuki awal tahun, harga pangan pokok di Kota Tangerang terpantau masih stabil dan terkendali. Berdasarkan hasil pemantauan di sejumlah pasar tradisional dan pusat distribusi, tidak terlihat adanya lonjakan harga signifikan pada komoditas kebutuhan pokok masyarakat, Kamis (8/1/26). Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Muhdorun memaparkan, harga beras premium tercatat berada di kisaran Rp14.900 per […]

expand_less