Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » KOTA TANGERANG » Asal Muasal Cipete Kota Tangerang, Wilayah yang Lahir dari Tetesan Air Akar Petai

Asal Muasal Cipete Kota Tangerang, Wilayah yang Lahir dari Tetesan Air Akar Petai

  • account_circle Metanew
  • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
  • visibility 361
  • comment 0 komentar

TANGERANG, MN- Wilayah Cipete, yang melintasi Kota Tangerang dan Jakarta Selatan, memiliki kisah historis unik yang tertuang dalam buku ‘Melacak Asal Muasal Kampung di Kota Tangerang’ karya Burhanudin. Sejarah nama Cipete berakar kuat pada flora khas tropis Nusantara, yaitu pohon petai (Parkia speciosa), sebuah pohon polong-polongan yang juga menyimpan segudang manfaat kesehatan.

Menurut keterangan Zuheri (43), nama Kampung Cipete berawal dari keberadaan pohon petai di lokasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa pada masa lampau, terdapat pohon petai yang tumbuh subur di pinggir kali.

Ia menururkan, bahwa akar pohon petai itu merambat hingga ke sasak (jembatan atau titian). Air yang menetes dari akar pohon petai di pinggir kali inilah yang menjadi cikal bakal nama Cipete.

“Dahulu ada pohon pete yang tumbuhnya di pinggir kali makanya disebut Kampung Cipete yang artinya air yang menetes dari akar pohon pete,” ujarnya.

Baca Juga:
Asal Usul Nama Karawaci, Kawasan Padat Penduduk dan Pusat Ekonomi di Kota Tangerang
Ia menyebutkan, asal muasal Cipete adalah dari pohon petai yang tumbuh di pinggir sasak, menandakan ikatan erat antara wilayah ini dengan tanaman beraroma khas tersebut.

“Keterkaitan Cipete dengan petai tidak hanya sebatas filosofi nama, tetapi juga pada kegiatan ekonomi. Dahulu, wilayah ini dikenal sebagai Kampung Cipete karena ramainya aktivitas perdagangan petai,” ucapnya.

Kampung tersebut menjadi sentra berkumpulnya banyak pedagang, mulai dari penjual sayur mayur biasa hingga “bos” besar yang mengendalikan perdagangan petai. Hal ini membuktikan bahwa petai memiliki nilai historis dan ekonomis yang tinggi bagi masyarakat Cipete.

“Petai merupakan pohon tahunan tropika yang buahnya dapat memanjang dan berisi hingga 20 biji dalam satu polong. Dikenal karena baunya yang menyengat dan tajam, membuat sebagian orang menghindari mengonsumsinya,” katanya.

Cipete menjadi bukti bahwa wilayah tersebut dan buah petai memiliki ikatan historis yang kuat, sekaligus mengingatkan kita akan khasiat kesehatan dari hasil bumi Nusantara ini.(UIS)

  • Penulis: Metanew

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Tangerang Siagakan Petugas Malam Antisipasi TPS Liar di Jalan Protokol

    Pemkot Tangerang Siagakan Petugas Malam Antisipasi TPS Liar di Jalan Protokol

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Metanew
    • visibility 290
    • 0Komentar

    TANGERANG,MN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus menggencarkan aksi pengawasan di sejumlah titik untuk mengantisipasi aksi pembuangan sampah liar oleh oknum tidak bertanggung jawab. Salah satunya, aksi pengawasan di Jalan HOS Cokroaminoto, Larangan Utara dan Jalan Adam Malik Deplu, Kreo Selatan, Kota Tangerang. Camat Larangan Nasrullah menuturkan, Pemkot Tangerang telah menerjunkan petugas Ketentraman dan Ketertiban […]

  • Pemkot Tangerang Tuntaskan Perbaikan Jalan Raya Bayur di Kecamatan Periuk

    Pemkot Tangerang Tuntaskan Perbaikan Jalan Raya Bayur di Kecamatan Periuk

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Metanew
    • visibility 188
    • 0Komentar

    TANGERANG, MN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mempercepat perbaikan infrastruktur jalan dengan melanjutkan kegiatan perbaikan di ruas Jalan Raya Sangego–Bayur, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Kini jalan tersebut sudah mulus dan nyaman dilewati warga. Kepala Bidang Operasional dan Pemeliharaan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Iwan Nursyamsu, mengatakan bahwa dalam beberapa […]

  • Puspaga Kota Tangerang Jelaskan Empat Pilar Penting Orang Tua Lindungi Anak

    Puspaga Kota Tangerang Jelaskan Empat Pilar Penting Orang Tua Lindungi Anak

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Metanew
    • visibility 176
    • 0Komentar

    TANGERANG, MN- Meningkatnya kasus pelecehan pada anak menjadi perhatian serius bagi banyak pihak. Dalam upaya pencegahan, peran orang tua memegang kunci utama. Edukasi yang tepat, membangun komunikasi terbuka dan pengawasan yang efektif merupakan langkah-langkah krusial untuk melindungi anak-anak dari ancaman ini. Psikolog Puspaga Kota Tangerang Glori Telis Amanta menyatakan, pendidikan seksual yang aman dan terbuka […]

  • Rapat Evaluasi Pembangunan, Sachrudin-Maryono Fokus Perkuat Tata Kota dan Pelayanan Publik

    Rapat Evaluasi Pembangunan, Sachrudin-Maryono Fokus Perkuat Tata Kota dan Pelayanan Publik

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Metanew
    • visibility 164
    • 0Komentar

    TANGERANG, MN- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berkomitmen menghadirkan kota yang lebih bersih, tertata, dan nyaman untuk warganya. Hal ini kembali ditegaskan Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, bersama Wakil Wali Kota, H. Maryono Hasan, saat memimpin Rapat Evaluasi Pembangunan, bersama seluruh kepala perangkat daerah, camat, dan lurah, Senin (22/09/2025). Dalam rapat tersebut, Wali Kota Sachrudin, […]

  • Puskesmas Karawaci Baru Rutin Kunjungi ODGJ untuk Pemberian Obat dan Pemantauan Kesehatan

    Puskesmas Karawaci Baru Rutin Kunjungi ODGJ untuk Pemberian Obat dan Pemantauan Kesehatan

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Metanew
    • visibility 195
    • 0Komentar

    TANGERANG, MN- Dalam upaya meningkatkan layanan kesehatan jiwa di masyarakat, Tim Puskesmas Karawaci Baru rutin melaksanakan kegiatan kunjungan rumah dan pemberian obat rutin kepada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di wilayah Kelurahan Nusa Jaya, Karawaci Baru, dan Karawaci, Jumat (10/10/25). Kepala Puskesmas Karawaci Baru dr. Dece Feriyeni menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen puskesmas […]

  • Tekan Inflasi Daerah, Pemkot Tangerang Pantau Perkembangan Harga Daging Ayam di Pasaran

    Tekan Inflasi Daerah, Pemkot Tangerang Pantau Perkembangan Harga Daging Ayam di Pasaran

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Metanew
    • visibility 77
    • 0Komentar

    TANGERANG, MN-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berupaya mengendalikan inflasi daerah dengan memantau perkembangan harga sejumlah komoditas pangan di pasaran, termasuk daging ayam ras (broiler) yang menjadi komoditas penyumbang inflasi terbesar periode Agustus 2026. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kota Tangerang Suli Rosadi menuturkan, perkembangan harga daging ayam ras masih […]

expand_less