Kejuaraan Basket Walikota Tangerang Cup 2025 Jadi Ajang Penjaringan Bibit Atlet
- account_circle Metanew
- calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
- visibility 1.275
- comment 0 komentar

TANGERANG, MN – Setelah 10 tahun absen, kejuaraan basket Walikota Tangerang Cup 2025 akhirnya resmi digelar, Minggu (16/11) sore di GOR A. Dimyati. Acara yang jadi penjaringan bibit atlet ini akan berlangsung hingga 30 November ke depan, diikuti 26 tim putra dan putri usia 16-19 tahun.
Pembukaan berlangsung meriah yang dihadiri oleh kontingen 13 kecamatan. Hadir Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi, Kepala Dispora Kaonang, Plt. Kadis Pendidikan dan 13 Camat se Kota Tangerang. Sementara Walikota Sachrudin berhalangan hadir.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang, menegaskan bahwa penyelenggaraan kejuaraan antar-kecamatan memiliki peran strategis dalam menemukan bibit-bibit atlet baru yang selama ini tidak terpantau di 13 kecamatan se-kota Tangerang.
Lanjut mantan Camat Pinang ini, panitia telah menyiapkan hadiah juara satu,dua dan tiga. Namun, ia menekankan bahwa esensi kegiatan ini bukan semata-mata soal hadiah, melainkan sebagai ruang pembinaan bagi atlet muda.
Hadiah tentu ada untuk juara satu, dua, dan tiga, tetapi yang lebih penting adalah keikhlasan dan semangat luar biasa para atlet. Selama 10 tahun kita belum pernah mengadakan kejuaraan antar-kecamatan, kalau antar-klub sudah biasa,” ujar Kaonang.
Tambah Kaonang, pihaknya dapat informasi banyak anak-anak Kota Tangerang hobi basket namun ikut klub di Jakarta. Melalui ajang ini pihaknya ingin melihat kemampuan mereka dan menemukan talenta-talenta baru yang sebenarnya berasal dari Kota Tangerang.
Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam, menyampaikan apresiasinya atas gelaran Kompetisi Basket Wali Kota Cup 2025. Ia berharap ajang tersebut dapat menjadi sarana pembinaan yang konsisten bagi generasi muda, sekaligus melahirkan atlet-atlet basket bertalenta yang mampu mengharumkan nama daerah.
Kami berharap melalui Kompetisi Basket Wali Kota Cup 2025 ini tumbuh atlet-atlet basket yang bertalenta, yang ke depan bisa membawa harum nama Kota Tangerang di ajang nasional maupun internasional,” ujar Rusdi Alam.
Ia menegaskan pentingnya dukungan berbagai pihak dalam menciptakan ekosistem olahraga yang baik, sehingga potensi atlet dapat berkembang secara optimal. Menurut Rusdi, kompetisi rutin seperti Wali Kota Cup bukan hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga wadah untuk menempa mental, memperkuat karakter, dan meningkatkan kualitas olahraga di Kota Tangerang.
Sementara, Ketua Perbasi Kota Tangerang Andri S Permana menyebut Kompetisi Basket Wali Kota Cup tahun 2025 sebagai “shortcut” untuk memetakan talenta basket di 13 kecamatan. Menurutnya, format antar kecamatan lebih efektif dibanding turnamen antar-sekolah maupun antar-klub.
Ini bukan antar-sekolah atau antar-klub. Semua atlet dari latar belakang berbeda dipersatukan sesuai domisili. Ini memberi potret yang paling objektif,” ujar Andri.
Ia mengatakan sistem ini memudahkan Perbasi melihat kualitas atlet dari seluruh wilayah, mulai dari ujung Kecamatan Jatiuwung sampai ke ujung Kecamatan Larangan. Menumbuhkan talenta – talenta basket berdasarkan domisili dan cinta terhadap kota Tangerang.
Selama ini kita memonitor lewat banyak turnamen. Tapi lewat pertandingan antar-kecamatan, hasil monitoring itu langsung diuji dan terlihat,” kata Andri.
Andri mengungkapkan beberapa atlet berbakat justru mengikuti klub berbasis Jakarta sehingga tak terpantau di kompetisi kota.
Harapan Perbasi Kota Tangerang dengan format ini, talenta yang selama ini ‘tersembunyi’ bisa muncul berbasis kewilayahan yang Cinta terhadap Kota Tangerang,” tambahnya.
Dalam Kompetisi Wali Kota Cup Jelas Andri, Perbasi pastinya telah menyiapkan hadiah hingga puluhan juta rupiah. Namun Andri menegaskan hadiah bukan orientasi bagi atlet basket di Kota Tangerang.
Hadiah hanya stimulus. Yang penting kesempatan bertanding. Desember nanti jadi momen terakhir tabulasi atlet untuk Porprov 2026,” tutupnya. (uad)
- Penulis: Metanew

Saat ini belum ada komentar