Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » KAB. TANGERANG » Mahasiswa KKN ITB Bina Sarana Global Hidupkan Kembali Website Desa Tegalangus

Mahasiswa KKN ITB Bina Sarana Global Hidupkan Kembali Website Desa Tegalangus

  • account_circle Metanew
  • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
  • visibility 226
  • comment 0 komentar

TANGERANG, MN– Digitalisasi desa tidak cukup hanya dengan memiliki perangkat teknologi. Yang lebih penting adalah memastikan teknologi benar-benar hidup, digunakan, dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Semangat itulah yang dibawa mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi dan Bisnis Bina Sarana Global di Desa Tegalangus, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

Selama 31 Agustus hingga 20 September 2026, mahasiswa menggelar berbagai program yang berfokus pada digitalisasi desa dan pemberdayaan masyarakat.

Salah satu program unggulannya adalah menghidupkan kembali website resmi Desa Tegalangus yang sebelumnya tidak aktif. Website tersebut kemudian dikembangkan menjadi salah satu pintu informasi desa sekaligus etalase digital untuk memperkenalkan potensi dan produk UMKM masyarakat.

Salah satu peserta KKN ITB Bina Sarana Global, Reza Pahlevi, mengatakan keberadaan website desa harus lebih dari sekadar formalitas. Menurutnya, platform digital desa harus mampu menjadi sarana komunikasi, promosi, sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kami ingin website Desa Tegalangus tidak hanya aktif secara teknis, tetapi benar-benar hidup dan memberikan manfaat. Website ini harus menjadi wajah digital desa, tempat masyarakat mendapatkan informasi sekaligus ruang untuk memperkenalkan potensi dan UMKM yang dimiliki,” ujar Reza Pahlevi, Minggu (20/9).

Bukan Sekadar Website, Tapi Etalase Digital Desa

Pengembangan website dilakukan selama dua pekan, mulai 6 hingga 19 September 2026. Tim KKN melakukan pembaruan dan penyusunan konten agar website dapat menyajikan informasi yang lebih relevan mengenai Desa Tegalangus.

Sejumlah informasi yang dikembangkan meliputi profil dan pemerintahan desa, potensi wisata, kegiatan sosial kemasyarakatan, hingga informasi UMKM warga.

Langkah tersebut dinilai penting di tengah semakin kuatnya kebutuhan masyarakat terhadap akses informasi berbasis digital. Dengan menampilkan produk dan potensi UMKM di website desa, pelaku usaha lokal memiliki peluang untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat yang lebih luas.

Reza menegaskan bahwa digitalisasi harus berujung pada pemberdayaan. “Teknologi jangan berhenti sebagai pajangan. Ketika UMKM warga bisa dikenal melalui kanal digital desa, ketika masyarakat lebih mudah mendapatkan informasi, dan ketika anak-anak mulai memahami penggunaan teknologi secara bijak, di situlah digitalisasi benar-benar memiliki nilai,” katanya.

Masuk Sekolah, Bicara Bullying dan Etika Digital

Program KKN tidak hanya berkutat pada pengembangan website. Mahasiswa juga turun langsung ke lingkungan pendidikan melalui kegiatan sosialisasi pada 7, 9, 15, dan 16 September 2026.

Materi yang diberikan mencakup pencegahan perundungan atau anti-bullying serta edukasi penggunaan teknologi secara bijak.

Program tersebut diarahkan untuk membangun kesadaran siswa bahwa perkembangan teknologi harus diiringi dengan tanggung jawab dalam penggunaannya.

Mahasiswa juga secara rutin memberikan edukasi dasar teknologi dan Bahasa Inggris kepada anak-anak TK dan SD di sekitar posko. Kegiatan yang berlangsung pada 3 hingga 19 September itu menjadi bagian dari upaya menanamkan minat belajar teknologi dan bahasa asing sejak usia dini.

Bersinergi dengan PKK dan Posyandu

Kontribusi mahasiswa juga menyentuh sektor kesehatan masyarakat. Pada 11 September 2026, mahasiswa berkolaborasi dengan PKK dan Posyandu dalam kegiatan penyuluhan pencegahan stunting.

Keterlibatan tersebut menunjukkan bahwa KKN tidak hanya diarahkan pada satu bidang, tetapi mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari teknologi, pendidikan, kesehatan, hingga kegiatan sosial.

Mahasiswa juga terlibat dalam sejumlah kegiatan kemasyarakatan pada 4, 5, 10, 11, dan 13 September 2026. Interaksi langsung dengan warga menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan sekaligus memahami kebutuhan masyarakat secara lebih nyata.

Didukung Pemerintah Desa

Pelaksanaan KKN mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Tegalangus. Dukungan tersebut dituangkan melalui Surat Kesediaan Mitra yang ditandatangani Kepala Desa Tegalangus, Muhamad Jabalnur, S.H.

Melalui kerja sama tersebut, pemerintah desa memberikan akses dan dukungan selama mahasiswa menjalankan berbagai program pengabdian di wilayah Desa Tegalangus.

Kegiatan KKN dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ferawati, M.Pd.

Rangkaian kegiatan KKN resmi berakhir pada 20 September 2026 melalui seremoni penutupan yang dihadiri perangkat Desa Tegalangus, Dosen Pembimbing Lapangan, serta perwakilan mahasiswa.

Dalam kesempatan tersebut, pihak desa menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa selama menjalankan pengabdian, terutama dalam mendukung digitalisasi desa dan pemberdayaan masyarakat.

Bagi mahasiswa KKN ITB Bina Sarana Global, berakhirnya masa pengabdian bukan berarti seluruh program harus berhenti. Justru, keberhasilan program digitalisasi akan terlihat dari sejauh mana hasil yang telah dibangun dapat terus dimanfaatkan setelah mahasiswa meninggalkan desa.

“Harapan kami, setelah KKN selesai, website ini tetap dikelola dan terus dikembangkan. Apa yang kami mulai selama 20 hari ini semoga menjadi langkah awal agar Desa Tegalangus semakin siap menghadapi era digital dan UMKM warga memiliki ruang promosi yang lebih luas,” tutup Ferawati, Dosen Pembimbing.

KKN tersebut menjadi gambaran bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dapat diarahkan bukan sekadar pada kegiatan seremonial, tetapi pada program yang meninggalkan sistem, pengetahuan, dan ruang baru bagi masyarakat untuk berkembang. (rb/rls)

  • Penulis: Metanew

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah TBC, Puskesmas di Kota Tangerang Masifkan Tes Mantoux Pada Anak

    Cegah TBC, Puskesmas di Kota Tangerang Masifkan Tes Mantoux Pada Anak

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Metanew
    • visibility 170
    • 0Komentar

    TANGERANG,MN – Dalam upaya menekan angka kasus Tuberkulosis (TBC) di kalangan anak-anak Kota Tangerang, 39 puskesmas di Kota Tangerang, termasuk Puskesmas Cipadu, gencar melakukan kegiatan deteksi dini melalui pemeriksaan Mantoux di agenda kegiatan posyandu. Kali ini, kegiatan menyasar anak-anak Posyandu Jeruk Manis RW 8, sebagai kelompok rentan, terutama yang memiliki kontak erat dengan penderita TBC […]

  • Perdana Digelar, MTQ Pelajar Kota Tangerang Libatkan 258 Peserta dari 114 Sekolah

    Perdana Digelar, MTQ Pelajar Kota Tangerang Libatkan 258 Peserta dari 114 Sekolah

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Metanew
    • visibility 367
    • 0Komentar

    TANGERANG, MN- Pemerintah Kota Tangerang untuk pertama kalinya menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Pelajar sebagai bagian dari rangkaian Festival Al A’zhom ke-13. Ajang tersebut diikuti sebanyak 258 peserta yang berasal dari 114 sekolah tingkat SD, SMP, hingga SMA sederajat se-Kota Tangerang. MTQ Pelajar digelar pada 17 hingga 18 Juni 2026 dengan tujuan memberikan ruang yang […]

  • Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Tangerang Tinjau Pilot Project 6 SPM di Kabupaten Lebak

    Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Tangerang Tinjau Pilot Project 6 SPM di Kabupaten Lebak

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Metanew
    • visibility 248
    • 0Komentar

    TANGERANG, MN- Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Tangerang didampingi jajaran Tim Penggerak PKK dan OPD terkait, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Lebak, Banten, pada Senin (20/10/25). Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan studi tiru terhadap implementasi Pilot Project Posyandu Enam Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Posyandu Jeruk, Desa Pasar Keong, Kecamatan Cibadak. Ketua Tim […]

  • Pengen Makanan Khas Thailand? Ke Summarecon Tangerang Aja

    Pengen Makanan Khas Thailand? Ke Summarecon Tangerang Aja

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Metanew
    • visibility 178
    • 0Komentar

    KULINER, MN – Buat kamu yang hobi jajan di festival kuliner, kamu bisa menjelajahi cita rasa khas Thailand di acara “Flavour Fiesta 2025: A Taste of Thailand”. Festival ini diselenggarakan di Marketing Gallery, Summarecon Tangerang pada 29 Mei hingga 1 Juni 2025. Pada acara peresmian yang digelar Jumat (30/5), Aletta Sumampouw, General Manager Yukmakan, menyatakan […]

  • AI Asisten LIVE Magz Siap Bantu Peserta Tangerang 10K Jelajahi Kota Tangerang

    AI Asisten LIVE Magz Siap Bantu Peserta Tangerang 10K Jelajahi Kota Tangerang

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Metanew
    • visibility 68
    • 0Komentar

    TANGERANG, MN-Peserta Tangerang 10K yang ingin mengenal lebih dekat berbagai destinasi dan layanan di Kota Tangerang kini dapat memanfaatkan AI Asisten LIVE Magz. Layanan berbasis kecerdasan buatan ini hadir untuk membantu masyarakat mendapatkan informasi dan rekomendasi seputar Kota Tangerang secara lebih praktis. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, mengatakan kehadiran AI […]

  • Persikota Tangerang Berhasil Melaju ke Final Piala Soearatin U-17 Provinsi Banten

    Persikota Tangerang Berhasil Melaju ke Final Piala Soearatin U-17 Provinsi Banten

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Metanew
    • visibility 133
    • 0Komentar

    TANGERANG, MN- Persikota Tangerang berhasil melaju ke partai final Piala Soeratin U-17 Provinsi Banten setelah mengalahkan Duta Football Club (FC) dengan skor telak 3-1 lewat hattrick mengesankan dari Rifqi Zulianur. Sempat tertinggal di awal babak pertama, Persikota Tangerang berhasil menyamakan kedudukan lewat skema menyerang dengan gaya permainan yang offensif. Gol penyama kedudukan berhasil dicetak lewat […]

expand_less