Kesbangpol Kota Tangerang Gelar Pendidikan Politik Gen Z
- account_circle Metanew
- calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
- visibility 285
- comment 0 komentar

TANGERANG, MN– Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang menggelar peningkatan pendidikan politik untuk Generasi Z tahun 2025 di Wisma Atlet, Rabu (22/10/2025). Kegiatan itu mengangkat tema, “Pendidikan Politik pada Gen Z dalam rangka Peningkatan Pengawasan pada Pemilu dan Pemilihan”.
Dalam acara tersebut hadir sebagai narasumber Pengamat Politik Nasional Adi Prayitno, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota dan Provinsi Banten dan diikuti 200 peserta terdiri dari mahasiswa, pelajar, serta Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP).

Sekretaris Badan Kesbangpol Ahmad Sajari saat membuka acara.
“Kegiatan ini kita harapkan peserta dapat memahami proses demokrasi itu yang pertama, jadi Gen Z betul-betul bisa memahami proses-proses daripada demokrasi itu,” ungkap Ahmad Sajari, Sekretaris Badan Kesbangpol Kota Tangerang.
Ia juga menyampaikan, bahwa pada proses demokrasi ada hak pilih, tahapan pemilu dan fungsi lembaga penyelenggara, kemudian yang kedua meningkatkan literasi.
“Dengan peningkatan literasi politik digital, mereka ini mampu menyaring hal-hal yang benar, jadi jangan tergiring pada berita-berita atau informasi-informasi hoak di Medsos, sehingga yang seharus benar jadi salah, apalagi kondisi Medsos cukup besar pengaruhnya terhadap masyarakat, khususnya dalam dalam demokrasi itu sendiri,” ungkapnya.
Yang ketiga adalah mengharapkan gen Z ini berperan aktif berperan aktif dalam pengawasan partisipatif, lanjut Sajari, kalau bicara partisipasi itu adanya kolaborasi bersama stakeholder dalam hal ini masyarakat, mahasiswa kemudian pelajar ataupun rekan-rekan yang ada di OKP, sehingga informasi-informasi ini betul-betul dapat ataupun mereka bisa memberikan manfaat bagi penyelenggaraan pemilu yang akan datang.
“Paling tidak dimulai dari sekarang dan artinya pemerintah Daerah itu selalu ada kewajiban dari kita bersama bermitra dengan penyelenggara pemilu, kemudian yang keempat adalah menjadi agen perubahan, ini yang paling penting, jadi gen Z ini mereka menjadi agen perubahan yang tidak hanya memilih tetapi juga mengawasi dan mengedukasi sesama pemilih muda,” tuturnya.

Foto bersama jajaran Kesbangpol dengan Bawaslu dan narasumber.
Bawaslu Apresiasi Kesbangpol Kota Tangerang
Sementara Ketua Bawaslu Kota Tangerang Komarullah mengapresiasi pemerintah yakni Kesbangpol Kota Tangerang yang membantu memfasilitasi kegiatan tersebut. Menurut dia, hal tersebut sebagai langkah penting dalam melakukan Pendidikan Politik pada Gen Z dan OKP untuk Pengawasan Pemilu mendatang.
“Sebagai generasi Z dan kawan-kawan OKP, memiliki peran penting dalam membentuk masa depan bangsa. Oleh karena itu, penting bagi adik- adik dan kawan- kawan untuk memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta proses pemilu dan pemilihan yang demokratis. Dan kita juga membahas tentang pentingnya partisipasi aktif dalam pemilu, bagaimana memilih pemimpin yang tepat, dan bagaimana menjaga integritas proses demokrasi dan kami berharap peserta dapat memperoleh pengetahuan dan pemahaman yang lebih baik, tentang politik dan demokrasi, serta termotivasi untuk menjadi bagian dari perubahan positif dalam masyarakat,” jelas Komarullah.
Pihaknya berharap, kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman Gen Z dan kawan-kawan OKP tentang proses demokrasi dan pemilu, mendorong partisipasi aktif Gen Z dan kawan-kawan OKP dalam pemilu dan pemilihan. Yang akan datang dan membentuk generasi yang kritis dan bertanggung jawab dalam memilih pemimpin untuk kedepan.

Narasumber pengamat politik nasional, Adi Prayitno.
Sebagai Akademisi dan Pengamat Politik Indonesia Adi Prayitno mengatakan, bahwa pentingnya pendidikan dalam mengajarkan Gen Z agar paham bagaimana pemilu, serta perlu partisipasi secara aktif generasi muda agar dapat menentukan kualitas demokrasi berjalan dengan baik.
“Anak muda dan GNZ tentu harus menjadi lokomotif, mereka harus sadar baik buruknya pemilu. Oleh karena itu, supaya anak muda itu enggak apatis, mereka harus yakin bahwa sekecil apapun yang mereka perbuat untuk perbaikan negara,” ujarnya.
Adi Prayitno juga mengungkapkan, bahwa peran serta generasi muda dapat memastikan lahirnya para pemimpin yang berkualitas. Untuk itu Ia menyebut, partisipasi kedepan tidak hanya penilaian, namun juga peran pengawasan dalam menyambut pesta demokrasi kedepan.
“Itu semua untuk kepentingan pemilu, pasti suatu waktu akan mendapatkan manfaatnya secara politik. Misalnya, akan lahir pemimpin yang bagus, kemudian tokoh- tokoh yang memang mendengarkan apa yang diinginkan oleh rakyat. Banyak kok orang-orang hebat yang memang lahir dari anak muda. Mesti dipastikan bahwa yang dipilih itu adalah mereka- mereka yang memang memiliki kapasitas, dan mereka punya kompetensi, bukan mereka yang punya isi tas,” tegas Adi. (ADV)
- Penulis: Metanew

Saat ini belum ada komentar