Kecamatan Neglasari Dukung Aksi Jumat Bersih yang Digalakkan Pemkot Tangerang
- account_circle Metanew
- calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
- visibility 271
- comment 0 komentar

TANGERANG,MN – Kecamatan Neglasari kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui kegiatan Aksi Jumat Bersih dan tidak menggunakan kendaraan bermotor yang digalakkan Pemerintah Kota Tangerang.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (28/11) pagi ini melibatkan jajaran aparatur kecamatan, kelurahan, RT/RW, kader lingkungan, organisasi kepemudaan KNPI, hingga masyarakat sekitar.
Aksi yang berlangsung di sejumlah titik seperti fasilitas umum, saluran drainase, dan area permukiman ini difokuskan pada pembersihan rumput liar, pengerukan sampah di selokan, penataan lingkungan, serta pengangkutan sampah-sampah yang menumpuk. Para peserta bergerak serentak mulai pukul 07.00 WIB dengan membawa peralatan kebersihan masing-masing.

Camat Neglasari, Andhika Nugraha Krisya Murti, mengatakan bahwa kegiatan Jumat Bersih bukan sekadar agenda rutin, tetapi merupakan upaya nyata untuk membangun budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat.
Kami di Kecamatan Neglasari sangat mendukung Gerakan Jumat Bersih dan tidak menggunakan kendaraan bermotor saat berkantor yang digagas Pemkot Tangerang. Ini bukan hanya soal membersihkan sampah, tetapi menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita semua,” ujar Andhika.
Ia menambahkan bahwa kebersihan lingkungan berperan penting dalam mencegah berbagai persoalan, mulai dari banjir, penyebaran penyakit, hingga kualitas hidup masyarakat.
Dengan lingkungan yang bersih dan tertata, warga dapat merasakan manfaatnya secara langsung. Kami berharap kegiatan seperti ini menjadi kebiasaan, bukan hanya saat ada ajakan atau imbauan,” tambahnya.
Andhika juga mengapresiasi antusiasme masyarakat Neglasari yang turut berpartisipasi aktif dalam gerakan tersebut.
Partisipasi warga hari ini sangat luar biasa. Semoga kolaborasi seperti ini terus terjaga, karena pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat,” tegasnya.
Sachrudin Bagi-Bagi Bibit Pohon serta Bansos di Hari Menanam Pohon Indonesia

Tepat di momen Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia, Pemerintah Kota Tangerang bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH melaksanakan Aksi Jumat Bersih yang dirangkaikan dengan Penanaman Pohon yang dilaksanakan serentak di 13 kecamatan dan dipusatkan di Kecamatan Neglasari.
Wali Kota Tangerang H. Sachrudin yang turut hadir dalam kegiatan menyampaikan pentingnya kegiatan tersebut dalam rangka mendukung penuntasan pengelolaan sampah nasional serta memperkuat komitmen dalam pengelolaan lingkungan secara nyata, sekaligus langkah strategis dalam membangun budaya hidup bersih dan sehat serta meningkatkan kepedulian kita terhadap kualitas lingkungan.
Jumat Bersih merupakan wujud komitmen kolektif untuk menciptakan lingkungan yang semakin tertata, nyaman, dan layak bagi seluruh masyarakat. Sementara itu, Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia setiap 28 November, adalah momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.” tutur wali kota, dalam arahannya saat melakukan penanaman pohon di zona penyangga (Buffer Zone) TPA Rawa Kucing, Kecamatan Neglasari, Jum’at, (28/11/2025).
Zona penyangga (Buffer Zone) TPA Rawa Kucing yaitu area yang sengaja ditetapkan untuk memberikan jarak aman serta meminimalisir dampak bahaya kawasan vital terhadap lingkungan sekitar. Pada lahan seluas sekitar 8.086 m², akan ditanami 341 pohon Eucalyptus penyerap polutan dan 20 pohon produktif yang berasal dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Ketahanan Pangan, PT JAS Airport Service, PT ITS, serta mahasiswa BINUS.
Dengan menanam satu pohon hari ini, berarti menanam harapan dan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.” Ujar Sachrudin, yang datang ke lokasi acara dengan bersepeda dalam rangka Jum’at Bebas Kendaraan Bermotor.
Selain menanam pohon, Sachrudin juga turut membagikan bibit pohon kepada masyarakat serta menyerahkan bantuan sosial berupa alat bantu kebutuhan disabilitas, yang terdiri dari alat bantu dengar, kaki palsu dan kursi roda.
Semangat menjaga dan peduli kepada lingkungan tentunya juga harus diimbangi dengan semangat kepedulian sosial. Untuk itu, saya mengajak kepada seluruh masyarakat agar dapat senantiasa menanam kebaikan baik untuk lingkungan maupun kepada sesama. Semoga kebaikan-kebaikan yang kita tanam hari ini dapat tumbuh dengan baik dan membawa manfaat nyata bagi Kota Tangerang dan lingkungan sekitarnya,” pungkas Sachrudin. (ADV)
- Penulis: Metanew

Saat ini belum ada komentar