Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » KOTA TANGERANG » Cari Berita Asal Usul Nama Neglasari Kota Tangerang, Dari Bulakan Jadi Wilayah Penuh Harapan

Cari Berita Asal Usul Nama Neglasari Kota Tangerang, Dari Bulakan Jadi Wilayah Penuh Harapan

  • account_circle Metanew
  • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
  • visibility 221
  • comment 0 komentar

TANGERANG, MN- Nama Neglasari yang kini familiar sebagai salah satu kecamatan dan kelurahan di Kota Tangerang, ternyata menyimpan kisah panjang perubahan nama dengan latar belakang historis yang menarik. Hal ini diungkapkan dalam buku ‘Melacak Asal Muasal Kampung di Kota Tangerang’ karya Burhanudin.

Dalam catatan sejarah, wilayah yang kini bernama Neglasari sebelumnya dikenal dengan sebutan Sewan Parung Kuda. Nama lama ini kemudian diubah karena memiliki konotasi yang dianggap kurang baik oleh masyarakat setempat.

“Perubahan nama tersebut kemudian diperkuat saat wilayah ini resmi menjadi Kecamatan Neglasari pada tahun 2000. Pembentukan kecamatan baru ini mencakup beberapa kelurahan yaitu di antaranya Neglasari, Karang Sari, Selapajang Jaya, Kedaung Wetan, Mekar Sari, Karang Anyar dan Kedaung Baru,” tulis Burhanudin dalam bukunya.

Pemilihan nama Neglasari sebagai nama kecamatan tidak dilakukan tanpa alasan.

Menurut Burhanudin, keputusan ini merupakan hasil kesepakatan para tokoh masyarakat dengan satu harapan besar, agar wilayah ini dapat kelihatan maju dan sejajar dengan kecamatan-kecamatan lain di Kota Tangerang.

Secara administratif, pemilihan ini didukung oleh fakta bahwa lokasi kantor Kapermat (Kepala Pemerintahan Marga) saat itu berada di Kelurahan Neglasari.

Menurut Jahiri (72), seorang tokoh masyarakat setempat, asal usul nama Neglasari berasal dari bahasa Sunda.

“Kata ‘Negla’ diartikan sebagai nyata, kelihatan atau jelas. Dahulu, kampung ini, yang masih berbentuk bulakan (daratan dekat sungai yang sering tergenang), tampak jelas terlihat dari seberang Sungai Cisadane, sehingga awalnya dikenal sebagai ‘Kampung Negla’. Sementara itu, kata “Sari” memiliki arti manis,” katanya.

Dengan penggabungan kedua kata tersebut, Neglasari dimaknai sebagai kampung yang jelas terlihat dan membawa kebaikan, manis, serta nyaman bagi penduduknya. Penambahan kata ‘sari’ secara spesifik merefleksikan harapan agar kampung tersebut senantiasa membawa kebaikan dan kenikmatan bagi seluruh warganya.

Kisah Neglasari menjadi cerminan bahwa sebuah nama tidak hanya sekadar identitas, tetapi juga mengandung doa, sejarah dan harapan kolektif masyarakatnya untuk masa depan yang lebih baik.(UIS)

  • Penulis: Metanew

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perdana, Olimpiade Madrasah Indonesia 2025 Siap Digelar di Kota Tangerang

    Perdana, Olimpiade Madrasah Indonesia 2025 Siap Digelar di Kota Tangerang

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Metanew
    • visibility 387
    • 0Komentar

    TANGERANG, MN- Kementerian Agama akan menggelar Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) dalam waktu dekat ini. Perdana kali digelar, salah satu kegiatan bertaraf nasional ini akan berlangsung di Kota Tangerang mulai 10-14 November 2025. Ketua Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Kota Tangerang Iin Sholihin menuturkan, OMI merupakan ajang kompetisi tingkat nasional yang menggabungkan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan […]

  • 78 Perusahaan di Banten Status Merah Pengelolaan Lingkungan, 11 Lainnya Ditangguhkan

    78 Perusahaan di Banten Status Merah Pengelolaan Lingkungan, 11 Lainnya Ditangguhkan

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Metanew
    • visibility 196
    • 0Komentar

    BANTEN,MN – Gubernur Banten, Andra Soni menyerahkan Penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (Proper) Periode 2023-2024 di Hotel Aston Serang Hotel & Convention Center, Jl Syech Nawawi Al Bantani, Kota Serang, Kamis (26/6) kemarin. Pada Proper tahun 2023-2024 terdapat 274 perusahaan yang mendapatkan penghargaan. Lima perusahaan diantaranya mendapatkan penghargaan kategori Emas. […]

  • Respons Cepat, DLH Kota Tangerang Turunkan Petugas dan Armada Tangani Sampah Sisa Banjir

    Respons Cepat, DLH Kota Tangerang Turunkan Petugas dan Armada Tangani Sampah Sisa Banjir

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Metanew
    • visibility 173
    • 0Komentar

    TANGERANG, MN- Penanganan cepat pascabanjir dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang bersama jajaran kewilayahan. Salah satunya, dengan melaksanakan kegiatan pengangkutan sampah dan pembersihan lingkungan, di sejumlah wilayah terdampak banjir, Senin (9/3/26). Kepala DLH Kota Tangerang Wawan Fauzi mengatakan, saat ini sejumlah wilayah masih tergenang banjir dengan ketinggan yang bervariatif. Namun, sejumlah wilayah seperti […]

  • Pilar Optimis Tangsel Kembali Raih Predikat Kota Layak Anak

    Pilar Optimis Tangsel Kembali Raih Predikat Kota Layak Anak

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle Metanew
    • visibility 170
    • 0Komentar

    TANGSEL, MN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menegaskan komitmennya dalam mewujudkan Kota Layak Anak (KLA) dengan target meraih predikat KLA Utama tahun 2025. Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan saat verifikasi lapangan evaluasi Kota Layak Anak (KLA) dari KemenPPPA yang berlangsung di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel pada Jumat (23/5). […]

  • Puspaga Kota Tangerang Jelaskan Empat Pilar Penting Orang Tua Lindungi Anak

    Puspaga Kota Tangerang Jelaskan Empat Pilar Penting Orang Tua Lindungi Anak

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Metanew
    • visibility 176
    • 0Komentar

    TANGERANG, MN- Meningkatnya kasus pelecehan pada anak menjadi perhatian serius bagi banyak pihak. Dalam upaya pencegahan, peran orang tua memegang kunci utama. Edukasi yang tepat, membangun komunikasi terbuka dan pengawasan yang efektif merupakan langkah-langkah krusial untuk melindungi anak-anak dari ancaman ini. Psikolog Puspaga Kota Tangerang Glori Telis Amanta menyatakan, pendidikan seksual yang aman dan terbuka […]

  • Pembangunan Infrastruktur di Program 100 Hari Kerja Sachrudin Maryono

    Pembangunan Infrastruktur di Program 100 Hari Kerja Sachrudin Maryono

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Metanew
    • visibility 161
    • 0Komentar

    TANGERANG,MN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang di bawah kepemimpinan Wali Kota Sachrudin dan Wakil Wali Kota Maryono berhasil menunjukkan capaian mengesankan dalam 100 Hari Kerja Pertama. Salah satunya, Pemkot Tangerang berhasil menuntaskan beberapa program pembangunan infrastruktur di Kota Tangerang. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Yeti Rohaeti menuturkan, Pemkot Tangerang berhasil melakukan percepatan […]

expand_less